TEXT BY DIANNE PIERRE | YVES LACROIX/LEANNE LEE/BADMINTONPHOTO
An Se Young akhirnya meraih gelar Denmark Terbuka. Gelar tersebut merupakan salah satu gelar yang belum pernah diraihnya. Atlet Korea ini mengalahkan Wang Zhi Yi 21-5 24-22 dalam sebuah penampilan gemilang yang menunjukkan ketangguhan mentalnya yang luar biasa.
Tertinggal 10-18 di gim kedua dan hampir saja unggul di gim penentuan, An menolak untuk menyerah. Ia meraih delapan poin beruntun untuk menyamakan kedudukan, lalu menyelamatkan satu game point sebelum akhirnya meraih trofi.
Ketahanan pemain nomor 1 dunia ini di bawah tekanan sungguh luar biasa. Ketika kebanyakan pemain menyerah saat tertinggal 18-10, ia hanya berkata pada dirinya sendiri: “Jangan menyerah, selangkah lagi saja. Aku perlu menenangkan pikiran dan tubuhku.”
Mentalitas itulah yang membuatnya menjadi salah satu pemain bulu tangkis terbaik.
Kemenangan gemilang inilah yang membedakan juara dari penantang. Kemenangan ini mengingatkan pada final Indonesia Open melawan Wang ketika ia tertinggal di gim kedua.
Kemenangan ini menandai sejarah di berbagai bidang bagi sang superstar. An kini menjadi pemain tunggal putri pertama yang memenangkan keenam gelar BWF Super 750 di HSBC BWF World Tour, sekaligus menjadi wanita Korea pertama yang memenangkan gelar Denmark sejak Yun Ja Kim pada tahun 1985, yang mengakhiri paceklik gelar selama 38 tahun. Kemenangan Lee Young-Suk pada tahun 1987 adalah yang terakhir sebelum hari ini.
Ia kini telah mengoleksi delapan gelar tahun ini, hanya terpaut tiga gelar dari Rekor Dunia Guinness milik Kento Momota, yaitu 11 gelar dalam satu tahun kalender.
“Dia memenangkan 11 gelar? Sulit untuk dilakukan, tetapi saya akan berusaha sebaik mungkin.”
Source: bwfworldtour.bwfbadminton.com
Numero Uno Official News – Photo – Video – Store – Badminton