Kim Won Ho/Seo Seung Jae tampil dramatis, bangkit dari ketertinggalan satu game untuk mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri 9-21 21-13 21-12. Pasangan peringkat 1 dunia ini menyerap semua serangan pasangan Indonesia. “Tim Indonesia bermain sangat baik, terutama di net. Kami sedikit tertinggal,” aku Kim.
Seo menahan hantaman keras pukulan-pukulan keras Alfian. “Saya tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima pukulan-pukulan keras itu. Sampai bola menyentuh lantai, kami harus melakukan yang terbaik dan mengerahkan segenap upaya.”
Kemenangan ini menandai gelar kesembilan pasangan ini di tahun 2025 di musim debut mereka bersama, menyamai pencapaian Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Gideon di tahun 2018. Seperti An, mereka telah meraih lima dari enam gelar Super 750 tahun ini. “Masuk dalam daftar pemain legendaris seperti ini merupakan suatu kehormatan besar bagi kami,” kata Seo. “Kami masih memiliki beberapa turnamen tersisa tahun ini. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk meraih hasil yang lebih baik.”
Di sela-sela kemenangan, pasangan Korea ini menyempatkan diri untuk menikmati pengalaman mereka di Prancis di Rennes. “Ketika kami datang ke Eropa, kami mencoba menikmati pemandangannya,” kenang Kim. “Kami telah berjalan-jalan di Rennes. Menjalani hidup di mana saya bisa bepergian seperti ini merupakan suatu kehormatan besar bagi saya.”
Source : bwfworldtour.bwfbadminton.com
Numero Uno Official News – Photo – Video – Store – Badminton